Ternak Kambing dan Rumput Hermada

Upaya Melipatgandakan Ternak Kambing Dengan Hermada di Desa Suorejo Kecamatan Gunungpati, Kodya Semarang.

M. Frantau Baskara, Siti Ridloah, Nano Priyanto, Vini Wiratno Putri.

Abstrak

Upaya melipatkandakan ternak kambing dengan hermada adalah sebuah wujud nyata kepedulian kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang mengandalkan ketersediaan sumber daya lokal berupa ternak kambing di Desa Sukorejo, Kecamatan gunungpati, Kodya Semarang. Program PKMM ini kami beri nama “Multiple Extreme Goats”, menggunakan metode pendekatan sosialisasi dan pendampingan program kepada peternak kambing.

Sosialisasi penanaman rumput hermada sebagai pakan ternak dan pembuatan kandang ajaib dilaksanakan pada tanggal 18 April 2008 di rumah bapak nurhuda di dusun Trangkil Rt 01 / Rw 10 No. 22, Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kodya Semarang. Pemilihan lokasi di Dusun Trangkil dikarenakan karenasebagian besar peternak tinggal di Dusun tersebut. Peserta sosialisasi berjumlah 22 orang peternak dengan total ternak kambing yang dimiliki sebanyak 120 ekor.

Peserta sosialisasi diberi pelatihan mengenai perawatan kambing yang baik, pemberian pakan rumput hermada sebagai pakan ternak, serta pembuatan kandang yang dibuat dengan posisi memanjat, dengan alasan agar kambing jantan mudah menagwini kambing betina, karena bila kambing terbiasa makan dalam posisi tubuh memanjat (tidak merunduk), maka kaki belakang si kambing akan membesar dan menungging. Dengan cara tersebut alat reproduksi (kemaluan) kambing betina akan cepat menonjol sehingga mudah dibuahi jantan. Dengan posisi makan memanjat, perkembangan tubuhnya jauh lebih baik karena kaki akan kokoh, badan memanjang dan gemuk. Pemilihan rumput hermada sebagai pakan ternak dikarenakan berdasarkan penelitian dari BPPT Serpong Tangerang menunjukan, dalam biji rumput hermada terkandung kadar gizi tinggi. Hermada umur 40 hari, terkandung protein 2,9017 %, lemak 0,4260 %, gula total 2,2524 %, lemak 0,4260 % dan air 78,79%. Selain itu kambing yang diberi makan rumput hermada terbukti dagingnya lebih pulen (empuk).

Hasil akhir program ini yaitu berat kambing yang diberi pakan rumput dan biji hermada berat badannya naik antara 2 Kg – 5 Kg, intensitas perkawinan naik menjadi 3 kali dalam satu minggu, daging kambing yang diberi pakan rumput hermada terasa lebih empuk. Dampak sosial dari PKMM ini adalah terbentuknya sebuah wadah peternak kambing di Dusun Trangkil, Desa Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kodya Semarang serta pemanfaatan lahan yang sebelumnya kosong kini telah banyak ditanami oleh hermada. Rumput hermada sendiri mempunyai prospek kedepan yang sangat cerah, selain digunakan sebagai pakan ternak, bijinya dapat digunakan sebagai tepung dan dapat dibuat aneka kue kering, sementara batangnya dapat digunakan sebagai bahan dasar pembutan sapu.

download karya tulis:

Laporan akhr kambing

19 thoughts on “Ternak Kambing dan Rumput Hermada

  1. Dengan Hormat,

    Membaca artikel Mas Baskara tentang peternakan kambing di Gunung Pati Semarang saya tertarik, saat ini saya kerja di Jakarta menjelang pensiun (tinggal 2 tahun), dari uang pesangon yang jumlahnya lumayan sebagian ingin dijadikan modal untuk beternak kambing di daerah Semarang, untuk itu mohon info sebagai berikut:

    Mohon saya dapat memperoleh artikel lengkap tentang hasil penelitian Mas Baskara tentang peternakan kambing di Gunung Pati Semarang
    Mohon info kalau untuk usaha kambing yang pantas:
    Berapa luas tanah yang perlu dimiliki, di daerah mana yang mumpuni (tersedianya air dan rumput) dan berapa harga tanah per m2
    Berapa ekor kambing yang cukup sebagai awal usaha
    Terima kasih
    salam A.Zaenuddin

    1. @ A. Zaenuddin Terima kasih atas responnya, untuk artikel lengkapnya silahkan bapak mengirim email ke frantaubaskara@gmail.com, nanti akan saya attach filenya. kemudian untuk luas tanahnya trgantung dengan skala besar/kecilnya bisnis kambing yang akan dijalankan, namun minimal untuk bisnis skala kecil, hanya membutuhkan tanah seluas 8m x 4 m untuk 6 – 10 ekor kambing. Kemudian untuk daerahnya, karena banyak daerah di Semarang yang berbukit bukit saya rasa tidak akan terlalu sulit untuk menemukan daerah yang cocok, bapak dapat mensurvei daerah skitar Ungaran, Bandungan, Gunung Pati, dll. Terima kasih semoga dapat bermanfaat

  2. Kami dalam satuan kelompomk pemerhati masalah sosial masyarakat flores merasa perlu meningkatkan mutu dan kualitas ternak kambing agar marketable dan berdaya saing. Setalah membaca pemeliharaan ternak kambing dengan metode multiple extreme goats dengan litani rumput hernadanya saya kira tidak ada salahnya kalau kami ikut melakukan guna capaian maksimal bagai peternak kambing didesa. Karena itu bila memungkinkan, kami atas nama peternak kambing mengajak kerjasama dan dukungan bersama kalian dalam memberikan materi/modul atau sekalian ToT/trainning of trainner bagi kami agar maksud tersebut bisa tercapai.

    Terimakasih

    1. @ Berno Remi: Terima kasih atas responnya, sebenarnya program yang Pengabdian Masyarakat yang kami laksanakan disini tidak lepas dari peran universitas negeri semarang, yang merupakan kampus tempat saya belajar, pada program multiple extreme goat, kami mensosialisasikan pemakaian rumut hermada (sorgum bicolor) sebagai alternatif pakan ternak kambing. untuk karya tulisnya (yang didalamnya terdapat petunujuj petunjuk cara penanaman rumput hermada/sorgum bicolor) anda dapat menghubungi email: frantaubaskara@gmail.com nanti akan saya attach filenya. Semoga bermanfaat.

  3. assalamualaikum wr wb , saya buruh migran di saudi , saya punya minat beternak kambing setelah pulang kampung nanti, namun saya sangat buta sekali tentang hal ini , saya mohon mas Baskara sudi mengirimkan karya tulisnya sebagai pedoman dalam memulai beternak …? satu lagi mas , bibit hermada bisa di beli di mana mas …domisili saya di jawa barat. Terima kasih.

    Indra Maulana

      1. bagaimana mas, cara menanam hermada dan dimana saya bisa dapatkan bibitnya? saya di lampung tmur

  4. Mas Bas Ysh
    Untuk membeli bibit hermada, apa ada yang dijual di toko toko pertanian
    di daerah semarang dan sekitarnya, kalau ke desa krandon sepertinya terlalu jauh, tks

    – haryado

  5. Saya sangat tertarikdengan penelitian bapak ini, saya sangat berterimakasih bila dapat memiliki hasil penelitian ini.mohon informasi utk mendapatkan bibit hermada dimana bisa memperolehnya, saya tinggal di medan. Terima kasih sebelumnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s