Mata Pencaharian Alternatif Bagi Warga Pesisir

PENGEMBANGAN MATA PENCAHARIAN ALTERNATIF BAGI MASYARAKAT PESISIR PANTAI UTARA JAWA TENGAH

Muhammad Frantau Baskara, Riza Firmansyah, Roma A. Cibro. LKTM Ekonomi Tingkat Nasional. 2008. Pembimbing: Agung Yulianto, S. Pd. M.Si

Abstrak

Wilayah pesisir memiliki arti strategis karena merupakan wilayah peralihan antara ekosistem darat dan laut, serta memiliki potensi sumber daya alam dan jasa-jasa lingkungan yang sangat kaya. Kekayaan sumber daya tersebut menimbulkan daya tarik bagi berbagai pihak untuk memanfaatkan sumber daya alam dan berbagai instansi untuk meregulasi pemanfaatannya. Namun, tidak bisa dipungkiri, hingga saat ini kehidupan masyarkat pesisir masih jauh tertinggal dari kehidupan perkotaan, bahkan juga jauh tertinggal dari daerah pedalaman hutan. Banyak masyarakat daerah pesisir, khususnya nelayan yang hidup di bawah garis kemiskinan. Hal ini dikarenakan kebanyakan dari mereka hanya mengandalkan melaut saja sebagai sumber pendapatan utamanya, padahal masih banyak mata pencaharian alternatif yang dapat dilakukan oleh mereka jika tidak sedang melaut.

Berdasarkan latar belakang diatas, rumusan masalah yang diangkat dalam karya tulis ini adalah bagaimana strategi pengembangan mata pencaharian alternatif yang sesuai dengan karateristik dan kondisi masyarakat dan geofisik daerah pesisir pantai utara Jawa tengah dan bagaimana perumusan model implementatif dari usaha pengembangan mata pencaharian alternatif yang telah dirumuskan. Telaah pustaka yang digunakan untuk pijakan meliputi kajian tentang potret wilayah pesisir pantai utara jawa tengah, meliputi keadaan geografi, demografi, keadaan sosial ekonomi, serta lembaga kemasyarakatan di pesisir pantai utara jawa tengah.

Dalam pembahasan dapat dipaparkan bahwa mata pencaharian alternatif merupakan sebuah usaha yang dikembangkan dalam rangka meningkatkan taraf perekonomian masyarakat wilayah pesisir khususnya nelayan di wilayah pantai utara jawa tengah. Konsep pengembangan mata pencaharian alternatif mengacu pada prinsip keterpaduan antara kepentingan ekonomi dan ekologi. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa pengembangan mata pencaharian alternatif bagi masyarakat pesisir pantai utara jawa tengah yang cocok yang sesuai dengan karateristik dan kondisi masyarakat dan geofisik diantaranya adalah ekowisata hutan mangrove, budidaya rumput laut, optimalisasi potensi wisata pantai dan usaha home industry pengolahan produk makanan, seperti pengolahan rumput menjadi dodol, cendol, agar, manisan, pembuatan abon ikan, nuget ikan dan tepung ikan, pembuatan ikan fillet, ekstrak ikan, kecap ikan dan minyak ikan. Model implementatif dari usaha pengembangan mata pencaharian alternatif bagi masyarakat wilayah pesisir diantaranya adalah melalui model pengembangan ekonomi lokal yang mengacu kepada pengelolaan wilayah pesisir bebasis masyarakat.

Kata kunci: Mata Pencaharian, Masyarakat Pesisir, Alternatif, Pantai Utara, Jawa Tengah.

Download Karya tulis:

LKTM BEM

10 thoughts on “Mata Pencaharian Alternatif Bagi Warga Pesisir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s